Jejaknya masih terlihat olehku
Meski sapuan kuas..
warna-warni cat
menghapus itu…
tetapi masih terlihat..
jelas..
dalam otak bawah sadar…
ia hadir
Jejaknya masih terlihat olehku
Meski sapuan kuas..
warna-warni cat
menghapus itu…
tetapi masih terlihat..
jelas..
dalam otak bawah sadar…
ia hadir
Pelukis itu kini..
Hanya mengangankan sesuatu yang tidak bisa ia raih
Tak lagi berkarya
Kuasnya tlah kaku
Tumpukan catnya telah mengering
Ia berkata
‘Aku sedang tidak memiliki cahaya’
Sahabatnya mempertanyakan
Kapan kamu bangkit?
Aku bukan siapa-siapa
Hanya mengharap keikhlasan
Dan memberikan keikhlasan
Pada-mu dan lainnya
Lillahi Ta’ala
Waktu terus berjalan
Tak
Tak guna sesal
Biarkan sedih hilang bersama angin
Biarkan gembira datang secerah mentari
Tak cukup
Hanya dengan sabar…
Kepercayaan dan mimpi
Katakan…
Dengan hati..
Tuliskan..
Dengan pikiran
Keputusan telah diambil
Pilihan telah ditetapkan
Tak ada gunanya menggantungkan
Sebab dimana ada awal disitu ada akhir…