Tuesday, September 23, 2008

Di antara

Setetes air..

pernah membasahi kalbuku..

dengan cahayamu...

Meski tak terkatakan..

tapi dapat dirasa


Puisi pernah kau berikan

meski kau mengelak

menganggap iseng..


Namun sayang...

Kala itu..pintu hatiku

hanya terpaku pada

Seseorang...


Padahal kau ada..

Di antara email-email yang masuk

Di antara sketch logo

Di antara sms-sms yang kuterima

Dan data-data yang kau berikan padaku...


Kini... saat kita bertemu lagi..

Sorot mata itu sudah tidak ada...

Aku tah tahu..harus bahagia atau kecewa...


Hembusan rasa

Ia..yang telah kuhapus

tiba-tiba muncul dihadapanku.

Bersamanya...


Tak apa..

Toh tulisan itu sudah kuhapus

tak ada lagi dalam lembaran harianku..


Namun satu yang membuatku kecewa

Tatapan itu...masih ada hingga kini...


Padahal hatiku sudah berkata

'Jangan menatapku seperti itu..'


Hanya Tuhan yang paling tahu..

Monday, August 25, 2008

Mengikuti suara hati

Tak ingin kesempurnaan

Membutakanku...

Hanya ingin berkata apa adanya

Melangkah dengan hati tenang

Perilaku yang mengikuti suara hati

Sehingga damai menyinari

Tak perlu terlihat bagus di depanku

Karena aku hanya butuh pijakan

Bukan pajangan yang tak bisa tersentuh...

Sunday, July 13, 2008

seberang

Ok kini diriku memang berada berseberangan dengan kalian

Tapi bukan berarti aku kan seperti laiknya mereka


Jangan mengajariku untuk meninggalkan hatiku

Jangan melihatku dengan mata terpicing..


Aku memang berubah!.. tapi ‘sesuatu’ itu tetap terpatri


Aku percaya.. niat baik akan berakhir baik pula..

Ada tangan ketiga yang senantiasa menolongku..


Sebab Tuhan selalu menyertai langkah kita

Google